''s posts with tag: wanita
What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
 Pagi itu..
Aku mengawali hariku dengan ceria kala melangkahkan kaki kekantor. Sejak dari rumah, aku merapikan diri didepan cermin dengan lebih teliti sambil menghias diriku. Aku mengenakan baju baru yang sengaja aku beli tuk hari itu..
Ya.. hari ini memang hari special tuk aku, hari dimana usiaku bertambah satu, hari dimana awal aku melihat dunia yang penuh dengan warna warni kehidupan..
Sepanjang pagi itu, aku mengerjakan pekerjaan kantor dengan penuh semangat. Sambil memikirkan persiapan makan siang dengan teman-teman sekantor dan terseyum-senyum membayangkan kejutan apa yg dibuat Hubby tuk aku malam ini.. Ehmmm…
Namun, tepat saat pukul 11.00 aku menerima telp dari kakakku. Mengabarkan bahwa kakak perempuanku akan melahirkan, namun tekanan darahnya tinggi 170/110 sehingga mendapat rujukan ke RS. Fatmawati. Aku tidak terlalu ikhlas kakakku dibawa kerumah sakit itu, karena sering mendengar kabar dari beberapa orang bahwa perawat di RS. Fatmawati yang kurang ramah dalam memberikan pelayanan.
Tepat pukul 12 siang aku langsung izin dari kantor untuk pulang cepat dan langsung meluncur ke RS. Fatmawati. Bersyukur sekali jalan tol siang itu tidak macet. Aku ingin segera mengetahui keadaan kakakku. Apakah dia pre / ekaklamsia?? Bagaimana uriennya?? Apakah positif?? Jika positif stadium berapa?? Apakah kakakku dapat melahirkan normal atau harus dengan Sectio??
Sampai disana, aku langsung menghampiri kakakku.. menanyakan ini dan itu kepada suster yang memeriksa. Oh.. ternyata perawat di sana ramah kok, aku agak sedikit tenang. Namun, yang membuatku heran, pihak keluarga tidak ada yang diajak bicara oleh salah satu petugas atau dokter disana tentang keadaan kakakku. Pihak keluarga tidak ada yang diberitahukan hasil labnya seperti apa?? Karena sepengalamanku melahirkan, (aku melahirkan dengan section karena pre eklamsia dengan urine protein stadium 2 dan tekanan darah 160/130).. Kami pihak keluarga hanya menunggu diluar, sambil sesekali dipanggil hanya untuk menebus obat, infuse ataupun perlengkapan yang akan dibutuhkan ke Depo Farmasi. Sungguh.. membingungkan sekali prosedur disana. Mungkin karena Rumah Sakit besar dengan pasien yang banyak sekali, sehingga keadaan disana terlihat berantakan.
Aku tidak terlalu yakin kakakku dapat melahirkan normal. Meskipun tekanan darahnya sudah turun menjadi 140/90 dan hasil urine proteinnya negative, karena kakaku sudah kepayahan karena kehabisan tenaga, dan yang aku dengar dari dokter saat USG, letak bayinya masih diatas, sudah terlalu payah untuk dapat melalukan dorongan saat mengejan. Dan lagi, ketuban pecah sudah dari 3 jam yang lalu tapi perawat maupun dokter tidak ada yang mengetahuinya jika aku tidak menginformasikannya.. Padahal, harusnya kakakku mendapatkan pemeriksaan yang insentif untuk menentukan proses melahirkan seperti apa yang tidak beresiko.
Namun, pada akhirnya kakakku harus mengalami penderitaan yang amat sangat menyakitkan disana. Dokter-dokter disana amat sangat tidak bersahabat. Kakakku yang sedang mengaduh dan bergeliat saat kontraksi, malah dibentak-bentak, disuruh jangan bergerak, hanya karena dia sedang melakukan USG.
Sampai menjelang detik-detik melahirkan, pihak keluarga juga tidak ada yg diberitahu akan melahirkan dengan cara apa?? ???
Akhirnya, kakakku melahirkan secara normal, normal yang dipaksakan menurutku.. itupun setelah di induksi dan pada akhirnya bayinya harus keluar dengan di vakum. Sungguh, hatiku terasa teriris membayangkan prosesnya. Kalau jadinya akan diinduksi dan di vakum, kami pihak keluarga lebih memilih Sectio.. untuk meringankan penderitaannya.. Tapi, dimana hati nurani para dokter disana?? Harusnya mereka lebih mengetahui keadaan pasien donk!!! Hatiku seakan marah dan ingin sekali memaki mereka semua..
Sampai setelah 2 jam lebih proses melahirkan, kami kembali heran.. Kenapa proses jahit luka melahirkan belum selesai juga, beberapa kali harus mengambil benang di Depo Farmasi, baru saat itu pihak keluarga di minta masuk oleh dokternya, karena kebetulan suaminya sedang ke Depo Farmasi, maka aku yang mewakilkannya untuk masuk Saat masuk kesana, aku pikir ada yang mau dibicarakan oleh dokter, namun dugaanku salah, Astaghfirullah alaziimm.. aku dibentak-bentak dan dipaksa untuk melihat luka kakakku yang begitu besar dan tidak beraturan, lukanya sangat dalam sekali dan panjang sampai ke anus, dan kakaku mengalami perdarahan yang sangat hebat. Dengan menguatkan hati, aku langsung mendekati kakakku dan mengelus-ngelus kepalanya mencoba menguatkan kakakku yang saat itu yang terus-menerus mengaduh kesakitan dan mencoba memohon kepada dokter untuk dibius local. Tapi sambil menjahit kemaluan kakakku, dokter itupun terus menerus mengoceh yang tidak mengenakan. Seolah-olah, dia itu Tuhan yang punya kuasa atas segalanya.
Hatiku teriris perih sepanjang 4 jam berlangsungnya proses penjahitan. Entah berapa banyak benang yang sudah digunakan untuk menjahitnya. Entah berapa kali doa yang aku panjatkan tuk menenangkan kakakku, untuk memohon kepada Allah agar mengangkat penderitaan kakakku. Entah berapa kali Asma Allah aku ucapkan agar dokter itu tersentuh hatinya dan proses itupun bisa cepat selesai.
Setelah selesai, aku kembali dibentak-bentak dan dipaksa untuk melihat hasilnya. Ya.. Allah.. Seperti itukah manusia yang tercipta tanpa memiliki hati nurani?? Padahal dia juga perempuan, dan dia seorang muslim yang sudah menutup auratnya dengan jilbab.
Begitulah Allah menjadikan aku lebih dewasa dihari ulang tahunku..
Cheers,
Mom’s Aghna


|  | NonGKrong baReNG... M-Studio-Blok M..CheToss' |
kepada Wanita Cantik
Seorang anak laki-laki kecil bertanya kepada ibunya "Mengapa engkau menangis?"
"Karena aku seorang wanita", kata sang ibu kepadanya.
"Aku tidak mengerti", kata anak itu.
Ibunya hanya memeluknya dan berkata, "Dan kau tak akan p erna h mengerti".
Kemudian anak laki-laki itu bertanya kepada ayahnya, "Mengapa ibu suka menangis tanpa alasan?"
"Semua wanita menangis tanpa alasan", hanya itu yang dapat dikatakan oleh ayahnya.
Anak laki-laki kecil itu pun lalu tumbuh menjadi seorang laki-laki dewasa, tetap ingin tahu mengapa wanita menangis.
Akhirnya ia bertanya pada Tuhan,, "Tuhan, mengapa wanita begitu mudah menangis?"
Tuhan berkata: "Ketika Aku menciptakan seorang wanita, ia diharuskan untuk menjadi seorang yang istimewa. Aku membuat bahunya cukup kuat untuk menopang dunia; namun, harus cukup lembut untuk memberikan kenyamanan "
"Aku memberikannya kekuatan dari dalam untuk mampu melahirkan anak dan menerima penolakan yang seringkali datang dari anak-anaknya."
"Aku memberinya kekerasan untuk membuatnya tetap tegar ketika orang-orang lain menyerah, dan mengasuh keluarganya dengan penderitaan dan kelelahan tanpa mengeluh ."
"Aku memberinya kepekaan untuk mencintai anak-anaknya dalam setiap keadaan, bahkan ketika anaknya bersikap sangat menyakiti hatinya."
"Aku memberinya kekuatan untuk mendukung suaminya dalam kegagalannya dan melengkapi dengan tulang rusuk suaminya untuk melindungi hatinya."
"Aku memberinya kebijaksanaan untuk mengetahui bahwa seorang suami yang baik takkan p erna h menyakiti isterinya, tetapi kadang menguji kekuatannya dan ketetapan hatinya untuk berada disisi suaminya tanpa ragu. "
"Dan akhirnya, Aku memberinya air mata untuk diteteskan.
Ini adalah khusus miliknya untuk digunakan kapan pun ia butuhkan."
"Kau tahu:
Kecantikan seorang wanita bukanlah dari pakaian yang dikenakannya, sosok yang ia tampilkan, atau bagaimana ia menyisir rambutnya."
"Kecantikan seorang wanita harus dilihat dari matanya, karena itulah pintu hatinya - tempat dimana cinta itu ada."
Kirimkan ini kepada setiap wanita cantik yang Anda kenal hari ini untuk memperingati Bulan Sejarah Wanita.
Jika Anda lakukan, sesuatu yang baik akan terjadi.
Anda akan menambah harga diri wanita!
Karena setiap Wanita itu Cantik.
| |