Blog EntrySurat Buat Anakku...Apr 16, '08 12:33 AM
for everyone

Balasan Surat Buat Mama..

-------------------------------------------

anakku ku sayang ....
Bila mama boleh memilih apakah mama berbadan langsing atau berbadan besar
kerna mengandungmu,
Maka mama memilih mengandungmu.
Karna dalam mengandungmu mama merasakan keajaiban Allah.
Sembilan bulan sayang ....
Engkau hidup di perut mama, engkau ikut kemanapun mama pergi
Engkau ikut merasakan ketika jantung mama berdetak karna bahagia,
Engkau tendang rahim mama ketika engkau merasa tidak nyaman, karna mama
kecewa dan berurai air mata.

Pangeran kecil ku....
Bila mama boleh memilih, apakah mama harus operasi caesar atau mama harus
berjuang melahirkanmu...
Maka mama memilih berjuang melahirkanmu.
Karna menunggu dari jam ke jam, menit ke menit kelahiranmu, adalah seperti
mununggu antrian memasuki salah satu pintu syurga.
Karna kedahsyatan perjuanganmu untuk mencari jalan keluar ke dunia sangat mama
rasakan.
Dan saat itu lah kebesaran Allah menyelimuti kita berdua.
Malaikat tersenyum diantara peluh dan erangan rasa sakit .... yang tak pernah
bisa mama ceritakan kepada siapapun.
Dan ketika engkau hadir, tangismu memecah dunia.
Saat itu lah... saat yang paling membahagiakan.
Segala sakit & derita sirna melihat tubuh mungilmu yang memerah.
Mendengarkan papamu mengumandangkan adzan, kalimat syahadat kebesaran Allah,
dan penetapan hati tentang junjungan kita Rosulullah di telinga mungil mu.

Sayang....
Bila mama boleh memilih apakah mama berdada indah, atau harus bangun tengah
malam untuk menyusuimu,
maka mama memilih menyusuimu.
Karna dengan menyusuimu mama telah membekali hidupmu dengan tetesan tetesan
dan tegukan tegukan yang sangat berharga.
Merasakan kehangatan bibir dan badanmu di dada mama dalam kantuk mama
adalah sebuah rasa luar biasa yang orang lain tidak bisa rasakan

anakku...
Bila mama boleh memilih, Apakah mama berlama lama duduk di kursi kantor atau
duduk di lantai menemanimu menempelkan puzzle...
maka mama memilih bermain puzzle denganmu.
Tapi sayang...
Hidup memang pilihan.
Jika dengan pilihan mama engkau merasa sepi dan sedih, maáf kan mama

Maáf kan mama sayang .....
Percayalah, mama sedang menyempurnakan puzzle kehidupan kita yang belum
terpasang.
Percayalah nak...
Sepi dan rana mu adalah bagian duka mama.
Percayalah sayang...
Engkau selalu menjadi bagian dari jiwa mama.
Aghna selalu menjadi separuh nyawa mama...

(taken from Alia)


Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help