Anak yang sehat itu anak yang gemuk ?!
Sebuah persepsi dan fenomena di masyarakat
(Ditulis bebas & dirangkum dari berbagai sumber oleh Luluk Lely
Soraya I)
=========
Banyak orangtua yang khawatir berlebihan dengan anak yang kurus,
karena takut ia kurang gizi, tidak sehat, dan lain sebagainya.
Tahukah kita justru sebaliknya orangtua yang memiliki anak yang
kegemukan harus ekstra khawatir. Mengapa? Karena anggapan bahwa
gemuk itu sehat adalah SALAH. Tahukah kita bahwa kelebihan BB dapat
mengundang berbagai penyakit. Dari segi kesehatan BB berlebihan
menandakan sesuatu yang tidak sehat. Pendapat ini jelas berbeda
dengan yang selama ini berkembang di masyarakat, gemuk itu
menggemaskan, lucu, dan berarti sehat. Yang sering terjadi justru
orang tua sibuk membanding-bandingk an berat badan anaknya dengan
anak lain. Begitu berat badan anaknya tidak segemuk dengan anak
lain, langsung mencap anaknya kurang sehat atau kurang gizi. Tak
heran bila kerap terdengar keluhan dari para ibu, "kok, anakku tidak
segemuk anaknya Ibu A, ya?".
Nah gemuk, kurus atau idealnya BB anak dapat dilihat dari grafik
pertumbuhan yang ada di KMS (Kartu Menuju Sehat) yang dimiliki tiap
anak sejak lahir. Anak-anak yg memiliki BB diatas 20% sering
dikategorikan sebagai anak yg gemuk. Lebih dari itu istilahnya
disebut juga dengan obesitas.
Resiko kegemukan pada anak
Tidak banyak dari orangtua mengetahui bahwa kegemukan pada anak
beresiko menimbulkan berbagai penyakit dan hal negatif. Hasil
penelitian ahli medis menunjukkan bahwa kegemukan pada anak dapat
menyebabkan berbagai penyakit, diantaranya :
• Diabetes
• Penyakit jantung & kolesterol tinggi
• Hipertensi (Darah tinggi) di usia dini
• Lemak yang menumpuk dalam tubuh dapat menyebabkan sirosis
• Resiko osteoporosis usia dini (pengeroposan tulang)
• Pada anak bayi, kelebihan BB bisa menghambat perkembangan
motorik anak. Misalnya saja, seorang bayi usia 3-4 bulan harusnya
sudah bisa tengkurap, tapi karena kegemukan ia baru bisa tengkurap
di usia 6-7 bulan. Ada juga anak yg terlambat berjalan karena kaki
tidak bisa menopang berat badannya.Dan masih banyak penyakit yg
dapat timbul akibat kelebihan BB.
Yang tidak kalah pentingnya juga secara moril, tak jarang kita temui
anak yg merasa minder, gak pede, menarik diri dari pergaulan karena
gemuknya dia.
Yang perlu diingat juga adalah anak yg gemuk tidak selalu berarti
kelebihan gizi. Yang harus dikhawatirkan adalah anak kelebihan BB
sekaligus ia kekurangan zat gizi tertentu, seperti protein dan
vitamin. Pasalnya anak terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang
banyak mengandung lemak dan karbohidrat, tapi miskin protein,
mineral, dan vitamin. Karena semua alasan tersebut diatas, seluruh
dunia saat ini menyatakan bahwa kegemukan pada anak sebagai epidemi
atau penyakit.
Penyebab umum kegemukan pada anak
Banyak faktor yangg menyebabkan anak kelebihan BB. Tapi selain itu
banyak juga faktor yang penyebab kegemukan pada anak, yaitu :
• Trend pola makan yang SALAH : Pola makan tinggi lemak
sedikit serat, seperti makanan siap saji, instan, dsb. Tren ini
memicu kenaikan BB anak berlebihan.
• Pola asuh yg TIDAK TEPAT. Anggapan yang salah ttg anak kecil
itu harus gemuk, karena gemuk itu sehat, menjadi sumber utama yang
mendorong anak jadigemuk.
• Orang tua mengatur menu makanan yang tidak seimbang. Makanan
relatif tinggi kalori, tetapi miskin serat dalam jumlah berlebih.
• Faktor keturunan/genetik. Apabila kedua orang tuanya gemuk,
maka kemungkinan anaknya menjadi gemuk sekitar 80 %. Jika salah satu
yang gemuk, risiko anak menjadi gemuk sebanyak 40 % dan hanya 7 %
bila kedua orang tuanya tidak gemuk. Tapi faktor gemuk karena
keturunan i dapat dihindari jika dibarengi dengan pola makan yg
sehat & dan pola asuh yang tepat.
• Kebiasaan buruk keluarga. Jika anak tumbuh di keluarga yg
tidak memperkenalkan pada anak variasi makanan yang beragam, maka
anak hanya akan mengenal makanan yang itu-itu saja. Akibatnya anak
jadi pemilih dan hanya memakan makanan yg belum tentu seimbang dan
baik utk kesehatannya. Kebiasaan ini juga termasuk kebiasaan makan
sambil menonton TV yang ternyata terbukti secara tidak langsung
menyebabkan obesitas.
• Pada beberapa kasus, gangguan fungsi hormon & organ tubuh
lainnya dapat
• menyebabkan anak kegemukan. Tapi ini sifatnya patologis dan
dapat dideteksi secara medis.
Tips menghindari kegemukan pada anak
Lantas bagaimana baiknya orangtua memandang perihal Berat Badan (BB)
ini ?! Tentu saja yg terbaik adalah BB yang ideal. Artinya anak
tidak kegemukan juga tidak terlalu kurus. Bagaimana cara untuk
mengontrolnya ? Nah tiap anak pasti punya KMS yg ada grafiknya. DSA
biasanya mem-plot dan membuat grafik dari anak tsb. Nanti akan
terlihat bagaimana pola pertumbuhan BB anak tiap bulannya.
Tips-tips agar kegemukan dapat dihindari pada anak :
• Terapkan sejak dini pola makan yg sehat : kaya gizi, kaya
serat, dan gizi seimbang. Hindari junk food.
• Ubah pola pikir kita yg selama ini salah. Jangan"paksakan"
anak agar gemuk. Ingat, BB anak dipengaruhi genetis. Jika anak
memang lahir dari ortu yang memiliki kecenderungan langsing, maka
tentu saja tidak bijak memaksakan anak untuk gemuk.
• Jadi contoh yang baik bagi anak. Biasakan anak & keluarga
untuk memakan makanan yang variatif & sehat. Biasakan makan bersama
satu meja tanpa gangguan TV dan lain sebagainuya. Jadikan memori
yang indah utk anak.
• Ingat BB itu adalah apa yg dikonsumsi/makan dikurangi dengan
berapa banyak kalori yang keluar. Jadi biasakan untuk mengimbangi dg
aktivitas yg baik untuk anak & keluarga juga, seperti olahraga
teratur, bermain bersama anak, dan lain sebagainya.
Sumber referensi :
- Overweight and Obesity Defining Overweight and Obesity
(http://www.cdc. gov/nccdphp/ dnpa/obesity/ defining. htm)
- Sensible approaches to children's weight problems
(http://www.mayoclin ic.com/invoke. cfm?id=FL00057)
- AAP, Obesity risk may stem from Pre-birth and early childhood
factors
(http://www.aap. org/advocacy/ releases/ octobesity. htm)
- CDC, Overweight and Obesity : An Overview Is there a quick answer
to the
question, "what contributes to overweight and obesity?"
(http://www.cdc. gov/nccdphp/ dnpa/obesity/ contributing_ factors.htm)
- Overweight and Obesity Factors Contributing to Obesity
(http://www.cdc. gov/nccdphp/ dnpa/obesity/ contributing_ factors.htm)
- The Surgeon General's Call To Action To Prevent and Decrease
Overweight
and Obesity overweight in Children and Adolescents
(http://www.surgeong eneral.gov/ topics/obesity/ calltoaction/ fact_adole
scents.htm)
- Overweight and Obesity Frequently Asked Questions (FAQs)
(http://www.cdc. gov/nccdphp/ dnpa/obesity/ faq.htm)
- HOW TO DETERMINE YOUR GROWTH PERCENTILE CORRECTLY
(http://www.growtall .com/growth- charts2.htm)
(Luluk)